ABOUT DRAWING
Tampilkan postingan dengan label Religy. Tampilkan semua postingan
Malam Lailatul qadar
Segala puji bagi Allah atas berbagai macam nikmat yang Allah berikan. Shalawat dan salam atas suri tauladan kita Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam kepada keluarganya dan para pengikutnya.
Semua pasti telah mengetahui keutamaan malam Lailatul Qadar. Postingan ini dibuat bertepatan bulan ini adalah bulan ramadhan dan sudah memasuki sepertiga bulan terakhir. Namun, kapan malam tersebut datang? Lalu adakah tanda-tanda dari malam tersebut? Semoga kita dimudahkan oleh Allah untuk mendapatkan malam yang keutamaannya lebih baik dari 1000 bulan. Lalu bagaimanakah tanda-tanda yang benar berkenaan dengan malam yang mulia ini ?
Nabi shallallahu’alaihi wa sallam pernah mengabarkan kita di beberapa sabda beliau tentang tanda-tandanya, yaitu:
1. Udara dan suasana pagi yang tenang
Ibnu Abbas radliyallahu’anhu berkata: Rasulullah shallahu’alaihi wa sallam bersabda:
“Lailatul qadar adalah malam tentram dan tenang, tidak terlalu panas dan tidak pula terlalu dingin, esok paginya sang surya terbit dengan sinar lemah berwarna merah” (Hadist hasan)
2. Cahaya mentari lemah, cerah tak bersinar kuat keesokannya
Dari Ubay bin Ka’ab radliyallahu’anhu, bahwasanya Rasulullah shallahu’alaihi wa sallam bersabda:
“Keesokan hari malam lailatul qadar matahari terbit hingga tinggi tanpa sinar bak nampan” (HR Muslim)
3. Terkadang terbawa dalam mimpi
Seperti yang terkadang dialami oleh sebagian sahabat Nabi radliyallahu’anhum
4. Bulan nampak separuh bulatan
Abu Hurairoh radliyallahu’anhu pernah bertutur: Kami pernah berdiskusi tentang lailatul qadar di sisi Rasulullah shallahu’alaihi wa sallam, beliau berkata,
“Siapakah dari kalian yang masih ingat tatkala bulan muncul, yang berukuran separuh nampan.” (HR. Muslim)
5. Malam yang terang, tidak panas, tidak dingin, tidak ada awan, tidak hujan, tidak ada angin kencang dan tidak ada yang dilempar pada malam itu dengan bintang (lemparan meteor bagi setan)
Sebagaimana sebuah hadits, dari Watsilah bin al-Asqo’ dari Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam:
“Lailatul qadar adalah malam yang terang, tidak panas, tidak dingin, tidak ada awan, tidak hujan, tidak ada angin kencang dan tidak ada yang dilempar pada malam itu dengan bintang (lemparan meteor bagi setan)” (HR. at-Thobroni dalam al-Mu’jam al-Kabir 22/59 dengan sanad hasan)
6. Orang yang beribadah pada malam tersebut merasakan lezatnya ibadah, ketenangan hati dan kenikmatan bermunajat kepada Rabb-nya tidak seperti malam-malam lainnya.
Wallahua’lam
Dan Semoga Ramadhan kali ini membawa berkah aminnnn ,,,,
Mulia Tak Harus Kaya
Ini sebuah kisah nyata: ada dua orang wanita yang tinggal serumah. Keduanya selalu menyisihkan sebagian harta yang dititipkan Allah pada mereka dengan cara berinfak. Hal ini mungkin bukan sesuatu yang menarik untuk dibicarakan. Tetapi tunggu, ulama tersebut melanjutkan kisahnya.
Siapakah kedua wanita yang tinggal dalam satu atap itu? Mereka bukanlah anak dan ibu atau kakak beradik. Lalu, siapakah gerangan mereka? Keduanya tak lain adalah seorang majikan dan pembantunya.
Tanpa diketahui oleh masing-masing, sang pembantu selalu menyisihkan rezeki yang diperoleh setiap kali menerima gaji, demikian pula dengan sang majikan. Secara logika kita pastinya berfikir bahwa penghasilan sang majikan lebih besar dari sang pembantu, maka infaknya pun tentu akan lebih besar. Sang pembantu, berapalah ia mampu infakkan, apalagi harus berbagi dengan kebutuhan hidup dan biaya pendidikan anak-anaknya.
Namun, Allah mempunyai matematika lain. Dengan gaji tak seberapa plus dipotong infak, ia hidup cukup. Anak-anaknya bersekolah sampai jenjang tertinggi.
Tentu saja bagi orang beriman yang mengakui bahwa hanya Allah yang berkuasa memberi rezeki, tak kan pernah heran atau terlontar tanya seperti demikian. Karena sudah jelas tercantum firman-Nya dalam Alquran:
“Perumpamaan orang yang menginfakkan hartanya di jalan Allah seperti sebutir biji yang menumbuhkan tujuh tangkai, pada setiap tangkai ada seratus biji. Allah melipatgandakan bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui.” (QS Al-Baqarah: 261).
“Sesungguhnya orang-orang yang bersedekah baik laki-laki maupun perempuan dan meminjamkan kepada Allah dengan pinjaman yang baik, akan dilipatgandakan (balasannya) bagi mereka, dan mereka akan mendapat pahala yang mulia.” (QS Al-Hadid: 18)
Demikianlah, Allah telah banyak menunjukkan salah satu contoh kekuasaan-Nya melalui kisah serupa. Sebagai sebuah pelajaran supaya cukuplah Allah tempat kita menyandarkan keyakinan sepenuhnya atas rezeki yang diberikan-Nya. Di samping itu kita tidak perlu merasa khawatir untuk bersedekah atau menginfakkan sebagian rezeki yang Allah titipkan tersebut karena janji Allah pastilah benar adanya. Kita pun tak perlu menunggu menjadi orang kaya untuk berbagi rezeki demi mendapatkan kemuliaan di hadapan-Nya.
“.... Sesungguhnya orang yang paling mulia diantara kamu disisi Allah ialah orang yang paling taqwa diantara kamu. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal.”(QS Al Hujuraat [49]:13).
Siapakah kedua wanita yang tinggal dalam satu atap itu? Mereka bukanlah anak dan ibu atau kakak beradik. Lalu, siapakah gerangan mereka? Keduanya tak lain adalah seorang majikan dan pembantunya.
Tanpa diketahui oleh masing-masing, sang pembantu selalu menyisihkan rezeki yang diperoleh setiap kali menerima gaji, demikian pula dengan sang majikan. Secara logika kita pastinya berfikir bahwa penghasilan sang majikan lebih besar dari sang pembantu, maka infaknya pun tentu akan lebih besar. Sang pembantu, berapalah ia mampu infakkan, apalagi harus berbagi dengan kebutuhan hidup dan biaya pendidikan anak-anaknya.
Namun, Allah mempunyai matematika lain. Dengan gaji tak seberapa plus dipotong infak, ia hidup cukup. Anak-anaknya bersekolah sampai jenjang tertinggi.
Tentu saja bagi orang beriman yang mengakui bahwa hanya Allah yang berkuasa memberi rezeki, tak kan pernah heran atau terlontar tanya seperti demikian. Karena sudah jelas tercantum firman-Nya dalam Alquran:
“Perumpamaan orang yang menginfakkan hartanya di jalan Allah seperti sebutir biji yang menumbuhkan tujuh tangkai, pada setiap tangkai ada seratus biji. Allah melipatgandakan bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui.” (QS Al-Baqarah: 261).
“Sesungguhnya orang-orang yang bersedekah baik laki-laki maupun perempuan dan meminjamkan kepada Allah dengan pinjaman yang baik, akan dilipatgandakan (balasannya) bagi mereka, dan mereka akan mendapat pahala yang mulia.” (QS Al-Hadid: 18)
Demikianlah, Allah telah banyak menunjukkan salah satu contoh kekuasaan-Nya melalui kisah serupa. Sebagai sebuah pelajaran supaya cukuplah Allah tempat kita menyandarkan keyakinan sepenuhnya atas rezeki yang diberikan-Nya. Di samping itu kita tidak perlu merasa khawatir untuk bersedekah atau menginfakkan sebagian rezeki yang Allah titipkan tersebut karena janji Allah pastilah benar adanya. Kita pun tak perlu menunggu menjadi orang kaya untuk berbagi rezeki demi mendapatkan kemuliaan di hadapan-Nya.
“.... Sesungguhnya orang yang paling mulia diantara kamu disisi Allah ialah orang yang paling taqwa diantara kamu. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal.”(QS Al Hujuraat [49]:13).
Adzan
5 Fakta Mengagumkan Tentang ADZAN
Adzan adalah media luar biasa untuk mengumandangkan tauhid terhadap yang Maha Kuasa dan risalah (kenabian) Nabi Muhammad saw. Adzan juga merupakan panggilan shalat kepada umat Islam, yang terus bergema di seluruh dunia lima kali setiap hari.
Betapa mengagumkan suara adzan itu, dan bagi umat Islam di seluruh dunia, adzan merupakan sebuah fakta yang telah mapan. Indonesia misalnya, sebagai sebuah negara terdiri dari ribuan pulau dan dengan penduduk muslim terbesar di dunia.
1. Kalimat Penyeru Yang Mengandung "Kekuatan Supranatural"
Ketika azan berkumandang, kaum yang bukan sekedar muslim, tetapi juga beriman, bergegas meninggalkan seluruh aktivitas duniawi dan bersegera menuju masjid untuk menunaikan salat berjamaah. Simpul-simpul kesadaran psiko-religius dalam otak mereka mendadak bergetar hebat, terhubung secara simultan, dan dengan totalitas kesadaran seorang hamba (abdi) mereka bersimpuh, luruh dalam kesyahduan ibadah shalat berjamaah.
2. Asal Mula Yang Menakjubkan
Pada jaman dulu, Rasulullah Saw. kebingungan untuk menyampaikan saat waktu shalat tiba kepada seluruh umatnya. Maka dicarilah berbagai cara. Ada yang mengusulkan untuk mengibarkan bendera pas waktu shalat itu tiba, ada yang usul untuk menyalakan api di atas bukit, meniup terompet, dan bahkan membunyikan lonceng. Tetapi semuanya dianggap kurang pas dan kurang cocok.
Adalah Abdullah bin Zaid yang bermimpi bertemu dengan seseorang yang memberitahunya untuk mengumandangkan adzan dengan menyerukan lafaz-lafaz adzan yang sudah kita ketahui sekarang. Mimpi itu disampaikan Abdullah bin Zaid kepada Rasulullah Saw. Umar bin Khathab yang sedang berada di rumah mendengar suara itu. Ia langsung keluar sambil menarik jubahnya dan berkata: ”Demi Tuhan Yang mengutusmu dengan Hak, ya
Rasulullah, aku benar-benar melihat seperti yang ia lihat (di dalam mimpi). Lalu Rasulullah bersabda: ”Segala puji bagimu.”
Yang kemudian Rasulullah menyetujuinya untuk menggunakan lafaz-lafaz adzan itu untuk menyerukan panggilan shalat.
3. Adzan Senantiasa Ada Saat Peristiwa2 Penting
Adzan Digunakan islam untuk memanggil Umat untuk Melaksanakan shalat. Selain itu adzan juga dikumandangkan disaat-saat Penting. Ketika lahirnya seorang Bayi, ketika Peristiwa besar .
Peristiwa besar yang dimaksud adalah
- Fathu Makah : Pembebasan Mekkah merupakan peristiwa yang terjadi pada tahun 630 tepatnya pada tanggal 10 Ramadan 8 H, dimana Muhammad beserta 10.000 pasukan bergerak dari Madinah menuju Mekkah, dan kemudian menguasai Mekkah secara keseluruhan, sekaligus menghancurkan berhala yang ditempatkan di dalam dan sekitar Ka'bah. Lalu Bilal Mengumandangkan Adzan Diatas Ka'bah
- Perebutan kekuasaan Konstatinopel : Konstantinopel jatuh ke tangan pasukan Ottoman, mengakhiri Kekaisaran Romawi Timur. lalu beberapa perajurit ottoman masuk kedalam Ramapsan terbesar Mereka Sofia..lalu mengumandangkan adzan disana sebagai tanda kemenagan meraka.
4. Adzan Sudah Miliyaran kali Dikumandangkan
Sejak pertama dikumandangkan sampai saat ini mungkin sudah sekitar 1500 tahunan lebih adzan dikumandangkan. Anggaplah setahun 356 hari . berarti 1500 tahun X 356 hari= 534000 dan kalikan kembali dengan jumlah umat islam yang terus bertambah tiap tahunnya. Kita anggap umat islam saat ini sekitar 2 miliyar orang dengan persentase 2 milyar umat dengan 2 juta muadzin saja. Hasilnya =534.000 x 2.000.000 = 1.068.000.000.000 dikalikan 5 = 5.340.000.000.000
5. Adzan Ternyata Tidak Pernah Berhenti Berkumandang
Proses itu terus berlangsung dan bergerak ke arah barat kepulauan Indonesia. Perbedaan waktu antara timur dan barat pulau-pulau di Indonesia adalah satu jam. Oleh karena itu, satu jam setelah adzan selesai di Sulawesi, maka adzan segera bergema di Jakarta, disusul pula sumatra. Dan adzan belum berakhir di Indonesia, maka ia sudah dimulai di Malaysia. Burma adalah di baris berikutnya, dan dalam waktu beberapa jam dari Jakarta, maka adzan mencapai Dacca, ibukota Bangladesh. Dan begitu adzan berakhir di Bangladesh, maka ia ia telah dikumandangkan di barat India, dari Kalkuta ke Srinagar. Kemudian terus menuju Bombay dan seluruh kawasan India.
Srinagar dan Sialkot (sebuah kota di Pakistan utara) memiliki waktu adzan yang sama. Perbedaan waktu antara Sialkot, Kota, Karachi dan Gowadar (kota di Baluchistan, sebuah provinsi di Pakistan) adalah empat puluh menit, dan dalam waktu ini, (Dawn) adzan Fajar telah terdengar di Pakistan. Sebelum berakhir di sana, ia telah dimulai di Afghanistan dan Muscat. Perbedaan waktu antara Muscat dan Baghdad adalah satu jam. Adzan kembali terdengar selama satu jam di wilayah Hijaz al-Muqaddas (Makkah dan Madinah), Yaman, Uni Emirat Arab, Kuwait dan Irak.
Perbedaan waktu antara Bagdad dan Iskandariyah di Mesir adalah satu jam. Adzan terus bergema di Siria, Mesir, Somalia dan Sudan selama jam tersebut. Iskandariyah dan Istanbul terletak di bujur geografis yang sama. Perbedaan waktu antara timur dan barat Turki adalah satu setengah jam, dan pada saat ini seruan shalat dikumandangkan.
Iskandariyah dan Tripoli (ibukota Libya) terletak di lokasi waktu yang sama. Proses panggilan Adzan sehingga terus berlangsung melalui seluruh kawasan Afrika. Oleh karena itu, kumandang keesaan Allah dan kenabian Muhammad saw yang dimulai dari bagian timur pulau Indonesia itu tiba di pantai timur Samudera Atlantik setelah sembilan setengah jam.
Sebelum Adzan mencapai pantai Atlantik, kumandang adzan Zhuhur telah dimulai di kawasan timur Indonesia, dan sebelum mencapai Dacca, adzan Ashar telah dimulai. Dan begitu adzan mencapai Jakarta setelah kira-kira satu setengah jam kemudian, maka waktu Maghrib menyusul. Dan tidak lama setelah waktu Maghrib mencapai Sumatera, maka waktu adzan Isya telah dimulai di Sulawesi! Bila Muadzin di Indonesia mengumandangkan adzan Fajar, maka muadzin di Afrika mengumandangkan adzan untuk Isya.
Maa syaa Allah Laa quwwata Illa Billaah
Maa syaa Allah Laa quwwata Illa Billaah
source : http://www.mahasiswafreak.com/
17 Pengetahuan Penting Tentang Ramadhan
Teman teman tahuilah kalian ada beberapa hal penting yang mesti kita ketahui saat Ramadhan tiba,,,inilah 17 Pengetahuan penting tentang Ramadhan,,,,
1. Puasa, Tangga Menuju Surga
“Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibakan kepada umat-umat sebelum kamu agar kamu menjadi orang yang bertaqwa” (QS Al Baqarah:183).
“Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibakan kepada umat-umat sebelum kamu agar kamu menjadi orang yang bertaqwa” (QS Al Baqarah:183).
“Sesungguhnya orang yang bertaqwa ditempatkan dalam surga yang mengalir sungai-sungai” (QS Al Hijr:45)
2. Ibadah yang Tidak Dapat Ditinggalkan
“Barangsiapa berbuka (dengan sengaja) satu hari pada siang hari bulan Ramadhan tanpa rukhsah atau sakit, maka tidak akan dapat menggantinya walaupun berpuasa sampai akhir hayatnya” (HR Bukhari, Ahmad, Turmudzi dll).
2. Ibadah yang Tidak Dapat Ditinggalkan
“Barangsiapa berbuka (dengan sengaja) satu hari pada siang hari bulan Ramadhan tanpa rukhsah atau sakit, maka tidak akan dapat menggantinya walaupun berpuasa sampai akhir hayatnya” (HR Bukhari, Ahmad, Turmudzi dll).
3. Sesuatu yang Baik Bagi Manusia
“Dan berpuasa baik untukmu, jika kamu mengetahuinya” (QS Al Baqarah:184).
“Dan berpuasa baik untukmu, jika kamu mengetahuinya” (QS Al Baqarah:184).
4. Ibadah Agung, Sebagai Benteng
Rasul bersabda, Allah berfirman “Seluruh amal anak adam untuknya, kecuali puasa, sebab puasa adalah untuk-Ku, dan Aku pasti menjaminnya. Puasa adalah merupakan benteng, maka ketika seorang tengah melakukan puasa janganlah berbuat keji dan kerusuhan; apabila ada yang mencaci maki kepadanya atau mengajak bertengkar, katakanlah “Aku tengah berpuasa”. Demi Allah yang Muhammad ditangan-Nya, bau mulut orang yang berpuasa lebih harum dari kesturi di sisi Allah; dan baginya dua kegembiraan, yaitu ketika berbuka dan ketika berjumpa dengan Tuhannya, memperoleh balasannya” (HR Bukhari, Muslim).
Rasul bersabda, Allah berfirman “Seluruh amal anak adam untuknya, kecuali puasa, sebab puasa adalah untuk-Ku, dan Aku pasti menjaminnya. Puasa adalah merupakan benteng, maka ketika seorang tengah melakukan puasa janganlah berbuat keji dan kerusuhan; apabila ada yang mencaci maki kepadanya atau mengajak bertengkar, katakanlah “Aku tengah berpuasa”. Demi Allah yang Muhammad ditangan-Nya, bau mulut orang yang berpuasa lebih harum dari kesturi di sisi Allah; dan baginya dua kegembiraan, yaitu ketika berbuka dan ketika berjumpa dengan Tuhannya, memperoleh balasannya” (HR Bukhari, Muslim).
5. Pintu Surga Terbuka, Pintu Neraka Tertutup, Setan Dibelenggu
“Ketika bulan Ramadhan tiba, maka dibukalah pintu-pintu surga, pintu-pintu neraka ditutup, dan syetan di belenggu “(HR Bukhari, Muslim).
“Ketika bulan Ramadhan tiba, maka dibukalah pintu-pintu surga, pintu-pintu neraka ditutup, dan syetan di belenggu “(HR Bukhari, Muslim).
6. Ampunan
“Barang siapa berpuasa di bulan Ramadhan karena iman dan berharap kepada Allah, maka diampuni dosa-dosanya yang telah lalu” (HR Bukhari, Muslim).
“Barang siapa berpuasa di bulan Ramadhan karena iman dan berharap kepada Allah, maka diampuni dosa-dosanya yang telah lalu” (HR Bukhari, Muslim).
7. Dijauhkan dari Neraka
“Tiada orang berpuasa sehari pada jalan Allah, kecuali Allah menjauhkan wajahnya dari sengatan api neraka sejauh 70 tahun” (HR Bukhari, Muslim).
“Tiada orang berpuasa sehari pada jalan Allah, kecuali Allah menjauhkan wajahnya dari sengatan api neraka sejauh 70 tahun” (HR Bukhari, Muslim).
8. Doa Mustajabah
“Telah datang kepadamu bulan Ramadhan dimana Allah melimpahkan keberkahan menurunkan rahmat dan mengampuni dosa dosamu, menerima doa doamu…” (HR Thabrani).
“Telah datang kepadamu bulan Ramadhan dimana Allah melimpahkan keberkahan menurunkan rahmat dan mengampuni dosa dosamu, menerima doa doamu…” (HR Thabrani).
“Tiga jenis orang yang doa mereka tiada ditolak adalah, doa orang berpuasa sampai ia berbuka, doa pemimpin yang adil, dan doa orang yang didzalimi… “ (HR Ahmad).
9. Pelipatgandaan Pahala
“Barangsiapa yang ingin mendekatkan diri di bulan ini kepada Allah dengan suatu amalan sunnah, maka pahalanya bagaikan melakukan amalan fardhu di bulan lainnya; dan barangsiapa melakukan amalan fardhu di bulan ini, maka pahalanya adalah 70 amalan fardhu di bulan lainnya” (HR Ibnu Khuzaimah dalam shahihnya).
“Barangsiapa yang ingin mendekatkan diri di bulan ini kepada Allah dengan suatu amalan sunnah, maka pahalanya bagaikan melakukan amalan fardhu di bulan lainnya; dan barangsiapa melakukan amalan fardhu di bulan ini, maka pahalanya adalah 70 amalan fardhu di bulan lainnya” (HR Ibnu Khuzaimah dalam shahihnya).
10. Jangan Tinggalkan Shalat Tarawih dan Ibadah Malam Lainnya
“Barangsiapa yang menegakkan (ibadah) malam di bulan Ramadhan karena iman dan berharap kepada Allah, maka diampuni dosa-dosanya yang telah lalu” (HR Bukhari, Muslim).
“Barangsiapa yang menegakkan (ibadah) malam di bulan Ramadhan karena iman dan berharap kepada Allah, maka diampuni dosa-dosanya yang telah lalu” (HR Bukhari, Muslim).
11. Perbanyak Shadaqah & Tadarus
Dari Ibnu Abbas, “Rasul adalah manusia yang paling bermurah hati, terutama dalam bulan Ramadhan, … dan beliau tadarus Al Quran” (HR Bukhari, Muslim).
Dari Ibnu Abbas, “Rasul adalah manusia yang paling bermurah hati, terutama dalam bulan Ramadhan, … dan beliau tadarus Al Quran” (HR Bukhari, Muslim).
12. Perbanyak Memberi
“Barangsiapa memberi makan kepada orang yang berpuasa, maka pahalanya baginya seperti yang berpuasa, tanpa mengurangi pahala yang berpuasa sedikitpun” (HR Turmudzi).
“Barangsiapa memberi makan kepada orang yang berpuasa, maka pahalanya baginya seperti yang berpuasa, tanpa mengurangi pahala yang berpuasa sedikitpun” (HR Turmudzi).
13. Perbanyak 4 Perkara
“Perbanyaklah di bulan ini 4 perkara. Dua perkara dapat mendatangkan keridhaan Tuhanmu, dua perkara lainnya pasti kamu memerlukannya. Dua perkara yang dapat mendatangkan keridhaan Allah adalah hendaknya kalian membaca kalimat Thayibah dan istighfar sebanyak banyaknya. Dan dua perkara yang kamu memerlukannya yaitu hendaknya kamu memohon kepada-Nya untuk masuk surga dan berlindung dari api neraka Jahannam” (HR Ibnu Khuzaimah).
“Perbanyaklah di bulan ini 4 perkara. Dua perkara dapat mendatangkan keridhaan Tuhanmu, dua perkara lainnya pasti kamu memerlukannya. Dua perkara yang dapat mendatangkan keridhaan Allah adalah hendaknya kalian membaca kalimat Thayibah dan istighfar sebanyak banyaknya. Dan dua perkara yang kamu memerlukannya yaitu hendaknya kamu memohon kepada-Nya untuk masuk surga dan berlindung dari api neraka Jahannam” (HR Ibnu Khuzaimah).
14. Itikaf 10 Hari Terakhir
Adalah Rasulullah SAW itikaf pada 10 malam terakhir. Sabdanya “Carilah lailatul qadar pada 10 malam terakhir Ramadhan” (HR Bukhari, Muslim).
Adalah Rasulullah SAW itikaf pada 10 malam terakhir. Sabdanya “Carilah lailatul qadar pada 10 malam terakhir Ramadhan” (HR Bukhari, Muslim).
15. Fadilah Itikaf
“Barangsiapa beritikaf penuh keyakinan dan keikhlasan, pasti Allah ampuni dosa-dosanya terdahulu” (HR Bukhari, Muslim).
“Barangsiapa beritikaf penuh keyakinan dan keikhlasan, pasti Allah ampuni dosa-dosanya terdahulu” (HR Bukhari, Muslim).
“Barangsiapa yang beritikaf satu hari karena mengharapkan ridha Allah, maka Allah swt akan menjauhkan antara dia dengan nereka sejauh tiga parit, yang jarak antara satu paritnya lebih jauh daripada langit dan bumi” (HR Thabrani, Baihaqi, Hakim).
16. Berusaha Menggapai Lailatul Qadar
“Malam kemuliaan itu (lailatul qadar) lebih baik dari 1000 bulan” (QS Alqadar:3).
“Malam kemuliaan itu (lailatul qadar) lebih baik dari 1000 bulan” (QS Alqadar:3).
17. Amalan Terbaik di Malam Laialtul Qadar
Dari Aisyah, “Ya Rasul apa yang harus dilakukan jika aku menepati malam lailatul qadar, dan apa yang harus kubaca?. Jawab Rasul: ”Ucapkanlah olehmu kalimat :Allaahumma innaka ‘afuwwun tuhibbul ‘afwa fa’fu anni (Ya Allah, Engkau Maha pengampun dan suka mengampuni, maka ampunilah aku)” (HR Turmudzi).
Dari Aisyah, “Ya Rasul apa yang harus dilakukan jika aku menepati malam lailatul qadar, dan apa yang harus kubaca?. Jawab Rasul: ”Ucapkanlah olehmu kalimat :Allaahumma innaka ‘afuwwun tuhibbul ‘afwa fa’fu anni (Ya Allah, Engkau Maha pengampun dan suka mengampuni, maka ampunilah aku)” (HR Turmudzi).
Semoga pengetahun tentang Ramadhan ini dapat memotivasi untuk menjadikan puasa kita kali ini lebih baik dan penuh berkah,,, Aminnn.....
Puasa
Puasa Di Bulan Ramadhan ( 1432 H )
Pengertian Puasa...
Puasa secara bahasa adalah menahan diri dari sesuatu. Sedangkan secara terminologi, adalah menahan diri pada siang hari dari berbuka dengan disertai niat berpuasa bagi orang yang telah diwajibkan sejak terbit fajar hingga terbenam matahari.
Detailnya, puasa adalah menjaga dari pekerjaan-pekerjaan yang dapat membatalkan puasa seperti makan, minum, dan bersenggama pada sepanjang hari tersebut (sejak terbit fajar hingga terbenamnya matahari. Puasa diwajibkan atas seorang muslim yang baligh, berakal, bersih dari haidl dan nifas, disertai niat ikhlas semata-mata karena Allah ta'aala.
Adapun rukunnya adalah menahan diri dari makan dan minum, menjaga kemaluannya (tidak bersenggama), menahan untuk tidak berbuka, sejak terbitnya ufuk kemerah-merahan (fajar subuh) di sebelah timur hingga tenggelamnya matahari. Firman Allah swt : "Dan makan minumlah hingga terang bagimu benang putih dari benang hitam, yaitu fajar". (Al-Baqarah: 187).
Ibn 'Abdul Bar dalam hadis Rasulullah saw "Sesungguhnya Bilal biasa azan pada malam hari, maka makan dan minumlah kamu sampai terdengarnya azan Ibn Ummi Maktum", menyatakan bahwa benang putih adalah waktu subuh dan sahur hanya dikerjakan sebelum waktu fajar".
BEBERAPA FAEDAH PUASA
Puasa mempunyai banyak faedah bagi ruhani dan jasmani kita, antara lain:
"Wahai pemuda/i, barang siapa yang telah memenuhi bekal, bersegeralah kawin, sesungguhnya itu dapat menahan dari penglihatan dan menjaga kemaluan. Dan barang siapa belum memenuhi maka berpuasalah, sesungguhnya itu adalah penangkalnya".
Dari uraian diatas dapat kita simpulkan bahwa puasa mempunyai manfaat-manfaat yang tidak bisa kita ukur. Karenanya bersyukurlah orang-orang yang dapat mengerjakan puasa. Sebagaimana Kamal bin Hammam berkata, "Puasa adalah rukun Islam yang ketiga setelah syahadat dan salat, di syariatkan Allah Swt karena keistimewaan dan manfaatnya seperti: ketenangan jiwa dari menahan hawa nafsu, menolong dan menimbulkan sifat menyayangi orang miskin, persamaan derajat baik itu faqir atau kaya.
Semoga Bulan Ramadhan kali ini penuh berkah,,, Aminnnnn>>>>
Selamat berpuasa ^ ^
Pengertian Puasa...
Puasa secara bahasa adalah menahan diri dari sesuatu. Sedangkan secara terminologi, adalah menahan diri pada siang hari dari berbuka dengan disertai niat berpuasa bagi orang yang telah diwajibkan sejak terbit fajar hingga terbenam matahari.
Detailnya, puasa adalah menjaga dari pekerjaan-pekerjaan yang dapat membatalkan puasa seperti makan, minum, dan bersenggama pada sepanjang hari tersebut (sejak terbit fajar hingga terbenamnya matahari. Puasa diwajibkan atas seorang muslim yang baligh, berakal, bersih dari haidl dan nifas, disertai niat ikhlas semata-mata karena Allah ta'aala.
Adapun rukunnya adalah menahan diri dari makan dan minum, menjaga kemaluannya (tidak bersenggama), menahan untuk tidak berbuka, sejak terbitnya ufuk kemerah-merahan (fajar subuh) di sebelah timur hingga tenggelamnya matahari. Firman Allah swt : "Dan makan minumlah hingga terang bagimu benang putih dari benang hitam, yaitu fajar". (Al-Baqarah: 187).
Ibn 'Abdul Bar dalam hadis Rasulullah saw "Sesungguhnya Bilal biasa azan pada malam hari, maka makan dan minumlah kamu sampai terdengarnya azan Ibn Ummi Maktum", menyatakan bahwa benang putih adalah waktu subuh dan sahur hanya dikerjakan sebelum waktu fajar".
BEBERAPA FAEDAH PUASA
Puasa mempunyai banyak faedah bagi ruhani dan jasmani kita, antara lain:
- Puasa adalah ketundukan, kepatuhan, dan keta'atan kepada Allah swt., maka tiada balasan bagi orang yang mengerjakannya kecuali pahala yang melimpah-ruah dan baginya hak masuk surga melalui pintu khusus bernama 'Ar-Rayyan'. Orang yang berpuasa juga dijauhkan dari azab pedih serta dihapuskan seluruh dosa-dosa yang terdahulu. Patuh kepada Allah Swt berarti meyakini dimudahkan dari segala urusannya karena dengan puasa secara tidak langsung kita dituntun untuk bertakwa, yaitu mengerjakan segala perintahnya dan menjauhi larangannya. Sebagaimana yang terdapat pada surat Al-Baqarah: 183, yang berbunyi ;"Hai orang-orang yang beriman diwajibkan bagi kamu untuk berpuasa sebagaimana orang-orang sebelum kamu, supaya kamu bertakwa".
- Berpuasa juga merupakan sarana untuk melatih diri dalam berbagai masalah seperti jihad nafsi, melawan gangguan setan, bersabar atas malapetaka yang menimpa. Bila mencium aroma masakan yang mengundang nafsu atau melihat air segar yang menggiurkan kita harus menahan diri sampai waktu berbuka. Kita juga diajarkan untuk memegang teguh amanah Allah swt, lahir dan batin, karena tiada seorangpun yang sanggup mengawasi kita kecuali Ilahi Rabbi.
Adapun puasa melatih menahan dari berbagai gemerlapnya surga duniawi, mengajarkan sifat sabar dalam menghadapi segalaa sesuatu, mengarahkan cara berfikir sehat serta menajamkan pikiran (cerdas) karena secara otomatis mengistirahatkan roda perjalanan anggota tubuh. Lukman berwasiat kepada anaknya :"Wahai anakku, apabila lambung penuh, otak akan diam maka seluruh anggota badan akan malas beribadah". - Dengan puasa kita diajarkan untuk hidup teratur, karena menuntun kapan waktu buat menentukan waktu menghidangkan sahur dan berbuka. Bahwa berpuasa hanya dirasakan oleh umat Islam dari munculnya warna kemerah-merahan di ufuk timur hingga lenyapnya di sebelah barat. Seluruh umat muslim sahur dan berbuka pada waktu yang telah ditentukan karena agama dan Tuhan yang satu.
- Begitupun juga menumbuhkan bagi setiap individu rasa persaudaraan serta menimbulkan perasaan untuk saling menolong antar sesama. Saling membahu dalam menghadapi rasa lapar, dahaga dan sakit. Disamping itu mengistirahatkan lambung agar terlepas dari bahaya penyakit menular misalnya. Rasulullah Saw bersabda, "Berpuasalah kamu supaya sehat". Seorang tabib Arab yang terkenal pada zamannya yaitu Harist bin Kaldah mengatakan bahwa lambung merupakan sumber timbulnya penyakit dan sumber obat penyembuh".
"Wahai pemuda/i, barang siapa yang telah memenuhi bekal, bersegeralah kawin, sesungguhnya itu dapat menahan dari penglihatan dan menjaga kemaluan. Dan barang siapa belum memenuhi maka berpuasalah, sesungguhnya itu adalah penangkalnya".
Dari uraian diatas dapat kita simpulkan bahwa puasa mempunyai manfaat-manfaat yang tidak bisa kita ukur. Karenanya bersyukurlah orang-orang yang dapat mengerjakan puasa. Sebagaimana Kamal bin Hammam berkata, "Puasa adalah rukun Islam yang ketiga setelah syahadat dan salat, di syariatkan Allah Swt karena keistimewaan dan manfaatnya seperti: ketenangan jiwa dari menahan hawa nafsu, menolong dan menimbulkan sifat menyayangi orang miskin, persamaan derajat baik itu faqir atau kaya.
Semoga Bulan Ramadhan kali ini penuh berkah,,, Aminnnnn>>>>
Selamat berpuasa ^ ^
MALAM NISFU SA'BAN - MALAM YANG BERMAKNA BESAR
Malam ini,, tanggal 16 Juli 2011,,,adalah malam Nisfu Sa'ban,,,
Tahukah kawan apa itu malam Nisfu Sa'ban ??? Malam yang bermakana besar.....
Nisfu Syaaban adalah peristiwa hari ke-15 dalam bulan Syaaban tahun Hijrah. Muslim mempercayai yang pada malam Nisfu Syaaban, amalan akan dibawa naik oleh malaikat untuk ditukar dengan lembaran amalan yang baru setelah setahun berlalu.
Nabi Muhammad s.a.w. menggalakkan umatnya untuk bangun malam dan berjaga serta beriktikaf sepanjang malam karena tidak mahu amalan diangkat dalam keadaan tidur atau lalai.
Fadhilat Nisfu Syaaban
Membaca Surah Yasin sebanyak tiga kali selepas Sholat Maghrib
1. Yaasiin pertama : mohon dipanjangkan umur untuk beribadat kepada Allah
2. Yaasiin kedua : mohon rezeki yang halal untuk beribadat kepada Allah
3. Yaasiin ketiga : mohon ditetapkan iman dan Islam & mati di dalam iman
Dan ada lagi infrmasi mengenai Malam Nisfu Sa'ban..
Diam tak diam rupanya kita telah berada di pertengahan bulan Syaaban. Maknanya dua minggu lagi kita berpuasa. Dan seperti tahun-tahun yang lalu pada pada malam tadi (Nisfu Syaaban) umat Islam berkumpul di masjid atau surau di antara Maghrib dan Isyak untuk membaca surah Yasin secara beramai-ramai.
kami membaca Yasin sebanyak tiga kali disertai niat agar dipanjangkan umur, dimurahkan rezeki dan kuatkan iman dengan diiringi doa khusus.
Malam Nisfu Syaaban sangat istimewa berbanding malam lain kecuali malam Lailatul Qadr pada Ramadan. Pada malam Nisfu Syaaban, pintu keampunan dibuka untuk semua orang yang berbuat dosa kecuali dosa mensyirikkan Allah SWT dan menyimpan perasaan dendam.
Ini bersandarkan hadis yang diriwayatkan Ibn Hibban dan al-Tabrani daripada Muaz bin Jabal bahawa Rasulullah SAW bersabda yang bermaksud, “Allah SWT menurunkan rahmat kepada semua makhluk-Nya pada malam Nisfu Syaaban, lalu ia mengampuni dosa-dosa mereka, kecuali orang musyrik dan yang menyimpan dendam." (Al-Muntaqa, 1/319, bil 533)
Walaupun ada yang mengatakan amalan membaca Yasin pada malam Nisfu Syaaban tidak pernah diajar Rasulullah SAW, tetapi ramai berpendapat tidak salah jika hendak membaca Surah Yasin secara beramai-ramai pada malam Nisfu Syaaban.
Seperti juga dengan tahlil, doa arwah, talkin, upacara potong jambul dan sebagainya ada yang berpendapat itu amalan bidaah tetapi masih juga dilakukan oleh umat Islam khususnya di negara kita kerana mereka berpendapat amalan itu boleh dilakukan.
Dari Sumber Berita di Koran
Banjarmasin (ANTARA News)- Ribuan umat Islam di Kota Banjarmasin, Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) mengikuti ibadah malam nisfu sya`ban --menjelang tibanya bulan Ramadhan-- yang dilaksanakan hampir semua masjid dan surau yang ada di kota tersebut.
ANTARA News melaporkan bahwa yang mengikuti ibadah nisfu sya`ban di masjid tertua di kota ini, yaitu Masjid Jami Sungai Jingah Banjarmasin Utara, Sabtu malam melaporkan, ribuan jemaah mengikuti ibadah yang hanya setahun sekali tersebut.
Masjid yang berkontruksi kayu ulin (kayu besi) dan beton tersebut, tampak penuh sesak, sehingga jemaah memenuhi halaman bahkan menyita jalan raya.
Ibadah malam nisfu sa`ban di masjid tersebut dipimpin ulama muda kharismatik, KH Juhdi yang memimpin salat Magrib berjemaah dilanjutkan dengan pembacaan surat Yasin selama tiga kali.
Sebelum membaca surat Yasin secara bersama-sama ribuan jemaah itu, dilaksanakan doa meminta ampunan Allah SWT, serta dihapuskan segala dosa yang diperbuat, kemudian berdoa agar dipanjangkan umur, dimurahkan rezeki dan diberi keselamatan.
Doa lainnya meminta agar diampuni dosa para orang tua, tetangga, keluarga, serta dosa umat Islam Indonesia dan umat Islam di dunia.
Usai membaca surat Yasin tiga kali dilanjutkan dengan salat sunah Tasbih berjemaah selama dua kali dan salat Hajat.
Sementara itu, berdasarkan informasi yang dikumpulkan, ribuan jemaah juga memenuhi masjid terbesar Kalsel, Masjid Raya Sabilal Muchtadin, Masjid Noor, Masjid Jami Teluk Dalam, Masjid Sentra Antasari.
Berdasarkan kebiasaan umat Islam di Banjarmasin dan wilayah lain di Kalsel, selalu melaksanakan ibadah nisfu sya`ban.
Menurut pandangan umat Islam Kalsel, sepanjang tahun terdapat lima keutamaan yang cukup istimewa di sisi Allah SWT, yakni malam Jumat, malam Idulfitri, malam Iduladha, malam pertama bulan Rajab dan malam nisfu (pertengahan) bulan Sya`ban.
KH Juhdi mengatakan, Rasulullah Muhammad SAW dalam sabdanya kepada istrinya Aisyah RA, menerangkan keutamaan malam nisfu Sya`ban, yang merupakan malam mustajabah (dikabulkan) doa umat oleh Allah SWT.(*)
Dikesahkan bahawa satu hari Nabi Isa a.s berjalan-jalan maka ia terpandang sebuah gunung yang sangat besar maka beliau pun mendakinya sehingga sampai pada sebuah batu yang sangat putih, lebih putih dari warna susu
Apabila Nabi Isa a.s melihat batu itu, ia sangat kagum sehingga ia berpusing-pusing mengelilingi batu tersebut. Kemudian Allah s.w.t mewahyukan kepada beliau “Wahai Isa, adakah kamu mahu kalau aku tunjukkan yang lebih indah dan yang lebih mengkagumkan dari ini?”
Maka berkata nabi Isa a.s. “ Ya, aku hendak melihatnya”. Setelah nabi Isa a.s berkata demikian maka Allah s.w.t. pun memecahkan batu yang besar itu dan sebaik sahaja batu itu pecah maka kelihatan seorang tua berjubah putih sedang solat, di sisinya ada sebatang tongkat dan setangkai buah anggur.
Apabila nabi Isa a.s melihat keadaan orang tua itu begitu rupa maka dia pun
bertanya “ Wahai Sheikh, apakah yang sedang kamu buat di sini ?”.
Berkata Sheikh “ Inilah rezekiku yang Allah beri setiap hari”. Nabi Isa a.s bertanya lagi “ Sejak berapa lama kamu beribadat di sini ?. Sheikh menjawab “ Aku sudah berada di sini selama 400 tahun”.
Kemudian nabi Isa a.s bermunajat kepada Allah s.w.t. “ Ya Allah !, adakah engkau telah mencipta sesuatu yang lebih hebat dari apa yang aku saksikan pada orang tua ini ?”.
Allah mewahyukan kepada nabi Isa a.s. “ Wahai Isa, kalaulah umat akhir zaman (umat nabi Muhammad s.a.w.) menjumpai bulan Syaaban maka mereka mengerjakan solat Baraah pada malam pertengahannya ( malam nisfu Syaaban), niscaya solat itu lebih baik daripada ibadah hambaku ini selama 400 tahun”.
Kemudian nabi Isa a.s berkata “Alangkah bahagianya diriku ini sekiranya
aku dapat menjadi umat nabi akhir zaman”. ( umat nabi Muhammad s.a.w).
1.
2.
3. Mohon taubat dan keampunan diri
4. Membaca Al-Quran
5. Membaca Tasbih seperti:
6. Membaca Selawat kepada Nabi
4- KELEBIHAN BULAN SYAABAN (Rujuk Slaid 9)
Maksud Hadith : Daripada Nabi Muhammad s.a.w, sesunggguhnya bersabda: “Keistimewaan Bulan Syaaban adalah mengatasi segala bulan, sebagaimana keistimewaan para nabi dan Bulan Ramadhan adalah mengatasi keistemawan segala bulan. Sebagaimana Allah memberi keistimewaan kepada hamba-Nya”
1. Sabda Nabi s.a.w. Apabila masuk bulan Syaaban, baikkanlah niatmu
padanya, kerana kebaikan bulan Syaaban atas segala bulan adalah seperti
kelebihanku atas kamu. Al-Hadith
2. Barang siapa berpuasa sehari dalam bulan Syaaban, diharamkan oleh
Allah tubuhnya dari api neraka. Dia akan menjadi taulan kepada nabi
Allah Yusuf a.s di dalam syurga , diberi pahala oleh Allah seperti
pahala nabi Allah Ayub dan nabi Daud. Jika sempurnakan puasanya sebulan
dalam bulan Syaaban , dimudahkan baginya oleh Allah Sakaratul Maut dan
ditolak baginya kegelapan di dalam kubur, dilepaskan baginya huru-hara
Munkar dan Nakir, ditutup oleh Allah keaibannya di hari kiamat dan
diwajibkan ke atasnya syurga. Al-Hadith
3. Barang siapa berpuasa pada awal hari Khamis dalam bulan Syaaban dan
akhir hari Khamis dalam bulan itu., dimasukkan dia ke dalam syurga. .
Al- Hadith
4. Berkata Siti Aisyah r.a. Bulan yang lebih dikasihi oleh Rasululah s.a.w
ialah bulan Syaaban. . Al-Hadith
5. Sabda Nabi s.a.w. Syaaban adalan bulanku dan Ramadhan adalah bulan
umatku. Syaaban ialah mengkifarahkan (menghapuskan) dosa dan Ramadhan
ialah menyucikannya (rohani dan jasmani) . Al-Hadith 3
6. Sabda Nabi s.a.w. Bahawa puasa Syaaban kerana membesarkan Ramadhan.
Siapa yang berpuasa tiga hari dalam bulan Syaaban kemudian dia
berselawat kepadaku beberapa kali sebelum berbuka, maka diampunkan oleh
Allah dosanya yang telah lalu, diberkatkan rezeki baginya. Dan berkata
Rasululah s.a.w lagi bahawa Allah Taala membukakan pada bulan itu 300
pintu rahmat. Al-Hadith
Allah tidak akan mengampunkan dosa pada malam Nisfu Syaaban enam
golongan manusia:
a. Orang yang kekal minum arak
b. Orang yang durhaka kepada ibu bapa
c. Orang yang kekal dalam zina
d. Orang yang banyak berkelahi
e. Orang yang bersumpah palsu dalam jualannya
f. Orang yang mengadu domba
7.
Riwayat daripada Abil ‘Asi. Sabda Rasulullah s.a.w. Pada malam Nisfu Syaaban setelah berlalu 1/3 malam Allah Taala turun ke langit dunia lalu berfirman; Adakah orang-orang yang meminta maka Aku perkenankan permintaannya. Adakah orang-orang yang meminta ampun maka Aku ampunkannya. Adakah orang-orang yang bertaubat maka Aku taubatkan akannya
dan diampunkan bagi sekalian orang mukmin lelaki dan perempuan, melainkan orang yang berzina atau orang yang berdendam marah hatinya kepada saudaranya. Al-Hadith
8. Sabda Nabi s.a.w. Bahawa kelebihan Rejab atas bulan-bulan yang lain
seperti kelebihan Al-Quran atas segala kalam. Kelebihan Syaaban atas
bulan-bulan yang lain seperti kelebihanku atas segala ambia’. Kelebihan
Ramadhan atas bulan-bulan yang lain seperti kelebihan Allah atas segala
makhluknya. Al-Hadith
9. Bulan Syaaban, keagungan malamya pada malam Nisfu Syaaban seperti mana
keagungan Rejab dengan malam Isra’ Mi’rajnya dan keagungan Ramadhan
dengan malam Lailatul Qadarnya. Maka pada malam Nisfu Syaaban telah
datang Jibril kepada Rasulullah s.a.w. lalu berkata; Angkatlah kepalamu
ke langit, itulah malam yang dibukakan Allah padanya 300 rahmat dan
diampunkan sekalian orang yang tiada menyekutukannya (syirik) denganNya
sesuatu, kecuali tukang nujum, kekal dalam zina, kekal minum arak dan
derhaka terhadap ibu bapa. Al-Hadith
10. Sabda Nabi s.a.w. Allah menilik hambanya dimalam Nisfu Syaaban maka
diampunkan segala dosa makhluknya melainkan dosa orang syirik dan dosa
orang yang tiada bertutur dengan saudaranya.
Semoga dari penjelasan di atas kita senantiasa berada dalam golongan orang orang yang beruntung dan selalu mendapat ridho dan ampunan Allah,, Amiinnn....
Selamat Berlomba menghabiskan Malam Nisfu Sa'ban dengan amalan dan doa doa kawan..... !!!
Tahukah kawan apa itu malam Nisfu Sa'ban ??? Malam yang bermakana besar.....
Nisfu Syaaban adalah peristiwa hari ke-15 dalam bulan Syaaban tahun Hijrah. Muslim mempercayai yang pada malam Nisfu Syaaban, amalan akan dibawa naik oleh malaikat untuk ditukar dengan lembaran amalan yang baru setelah setahun berlalu.
Nabi Muhammad s.a.w. menggalakkan umatnya untuk bangun malam dan berjaga serta beriktikaf sepanjang malam karena tidak mahu amalan diangkat dalam keadaan tidur atau lalai.
Fadhilat Nisfu Syaaban
Membaca Surah Yasin sebanyak tiga kali selepas Sholat Maghrib
1. Yaasiin pertama : mohon dipanjangkan umur untuk beribadat kepada Allah
2. Yaasiin kedua : mohon rezeki yang halal untuk beribadat kepada Allah
3. Yaasiin ketiga : mohon ditetapkan iman dan Islam & mati di dalam iman
Dan ada lagi infrmasi mengenai Malam Nisfu Sa'ban..
Diam tak diam rupanya kita telah berada di pertengahan bulan Syaaban. Maknanya dua minggu lagi kita berpuasa. Dan seperti tahun-tahun yang lalu pada pada malam tadi (Nisfu Syaaban) umat Islam berkumpul di masjid atau surau di antara Maghrib dan Isyak untuk membaca surah Yasin secara beramai-ramai.
kami membaca Yasin sebanyak tiga kali disertai niat agar dipanjangkan umur, dimurahkan rezeki dan kuatkan iman dengan diiringi doa khusus.
Malam Nisfu Syaaban sangat istimewa berbanding malam lain kecuali malam Lailatul Qadr pada Ramadan. Pada malam Nisfu Syaaban, pintu keampunan dibuka untuk semua orang yang berbuat dosa kecuali dosa mensyirikkan Allah SWT dan menyimpan perasaan dendam.
Ini bersandarkan hadis yang diriwayatkan Ibn Hibban dan al-Tabrani daripada Muaz bin Jabal bahawa Rasulullah SAW bersabda yang bermaksud, “Allah SWT menurunkan rahmat kepada semua makhluk-Nya pada malam Nisfu Syaaban, lalu ia mengampuni dosa-dosa mereka, kecuali orang musyrik dan yang menyimpan dendam." (Al-Muntaqa, 1/319, bil 533)
Walaupun ada yang mengatakan amalan membaca Yasin pada malam Nisfu Syaaban tidak pernah diajar Rasulullah SAW, tetapi ramai berpendapat tidak salah jika hendak membaca Surah Yasin secara beramai-ramai pada malam Nisfu Syaaban.
Seperti juga dengan tahlil, doa arwah, talkin, upacara potong jambul dan sebagainya ada yang berpendapat itu amalan bidaah tetapi masih juga dilakukan oleh umat Islam khususnya di negara kita kerana mereka berpendapat amalan itu boleh dilakukan.
Dari Sumber Berita di Koran
Banjarmasin (ANTARA News)- Ribuan umat Islam di Kota Banjarmasin, Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) mengikuti ibadah malam nisfu sya`ban --menjelang tibanya bulan Ramadhan-- yang dilaksanakan hampir semua masjid dan surau yang ada di kota tersebut.
ANTARA News melaporkan bahwa yang mengikuti ibadah nisfu sya`ban di masjid tertua di kota ini, yaitu Masjid Jami Sungai Jingah Banjarmasin Utara, Sabtu malam melaporkan, ribuan jemaah mengikuti ibadah yang hanya setahun sekali tersebut.
Masjid yang berkontruksi kayu ulin (kayu besi) dan beton tersebut, tampak penuh sesak, sehingga jemaah memenuhi halaman bahkan menyita jalan raya.
Ibadah malam nisfu sa`ban di masjid tersebut dipimpin ulama muda kharismatik, KH Juhdi yang memimpin salat Magrib berjemaah dilanjutkan dengan pembacaan surat Yasin selama tiga kali.
Sebelum membaca surat Yasin secara bersama-sama ribuan jemaah itu, dilaksanakan doa meminta ampunan Allah SWT, serta dihapuskan segala dosa yang diperbuat, kemudian berdoa agar dipanjangkan umur, dimurahkan rezeki dan diberi keselamatan.
Doa lainnya meminta agar diampuni dosa para orang tua, tetangga, keluarga, serta dosa umat Islam Indonesia dan umat Islam di dunia.
Usai membaca surat Yasin tiga kali dilanjutkan dengan salat sunah Tasbih berjemaah selama dua kali dan salat Hajat.
Sementara itu, berdasarkan informasi yang dikumpulkan, ribuan jemaah juga memenuhi masjid terbesar Kalsel, Masjid Raya Sabilal Muchtadin, Masjid Noor, Masjid Jami Teluk Dalam, Masjid Sentra Antasari.
Berdasarkan kebiasaan umat Islam di Banjarmasin dan wilayah lain di Kalsel, selalu melaksanakan ibadah nisfu sya`ban.
Menurut pandangan umat Islam Kalsel, sepanjang tahun terdapat lima keutamaan yang cukup istimewa di sisi Allah SWT, yakni malam Jumat, malam Idulfitri, malam Iduladha, malam pertama bulan Rajab dan malam nisfu (pertengahan) bulan Sya`ban.
KH Juhdi mengatakan, Rasulullah Muhammad SAW dalam sabdanya kepada istrinya Aisyah RA, menerangkan keutamaan malam nisfu Sya`ban, yang merupakan malam mustajabah (dikabulkan) doa umat oleh Allah SWT.(*)
Dikesahkan bahawa satu hari Nabi Isa a.s berjalan-jalan maka ia terpandang sebuah gunung yang sangat besar maka beliau pun mendakinya sehingga sampai pada sebuah batu yang sangat putih, lebih putih dari warna susu
Apabila Nabi Isa a.s melihat batu itu, ia sangat kagum sehingga ia berpusing-pusing mengelilingi batu tersebut. Kemudian Allah s.w.t mewahyukan kepada beliau “Wahai Isa, adakah kamu mahu kalau aku tunjukkan yang lebih indah dan yang lebih mengkagumkan dari ini?”
Maka berkata nabi Isa a.s. “ Ya, aku hendak melihatnya”. Setelah nabi Isa a.s berkata demikian maka Allah s.w.t. pun memecahkan batu yang besar itu dan sebaik sahaja batu itu pecah maka kelihatan seorang tua berjubah putih sedang solat, di sisinya ada sebatang tongkat dan setangkai buah anggur.
Apabila nabi Isa a.s melihat keadaan orang tua itu begitu rupa maka dia pun
bertanya “ Wahai Sheikh, apakah yang sedang kamu buat di sini ?”.
Berkata Sheikh “ Inilah rezekiku yang Allah beri setiap hari”. Nabi Isa a.s bertanya lagi “ Sejak berapa lama kamu beribadat di sini ?. Sheikh menjawab “ Aku sudah berada di sini selama 400 tahun”.
Kemudian nabi Isa a.s bermunajat kepada Allah s.w.t. “ Ya Allah !, adakah engkau telah mencipta sesuatu yang lebih hebat dari apa yang aku saksikan pada orang tua ini ?”.
Allah mewahyukan kepada nabi Isa a.s. “ Wahai Isa, kalaulah umat akhir zaman (umat nabi Muhammad s.a.w.) menjumpai bulan Syaaban maka mereka mengerjakan solat Baraah pada malam pertengahannya ( malam nisfu Syaaban), niscaya solat itu lebih baik daripada ibadah hambaku ini selama 400 tahun”.
Kemudian nabi Isa a.s berkata “Alangkah bahagianya diriku ini sekiranya
aku dapat menjadi umat nabi akhir zaman”. ( umat nabi Muhammad s.a.w).
1.
2.
3. Mohon taubat dan keampunan diri
4. Membaca Al-Quran
5. Membaca Tasbih seperti:
6. Membaca Selawat kepada Nabi
4- KELEBIHAN BULAN SYAABAN (Rujuk Slaid 9)
Maksud Hadith : Daripada Nabi Muhammad s.a.w, sesunggguhnya bersabda: “Keistimewaan Bulan Syaaban adalah mengatasi segala bulan, sebagaimana keistimewaan para nabi dan Bulan Ramadhan adalah mengatasi keistemawan segala bulan. Sebagaimana Allah memberi keistimewaan kepada hamba-Nya”
1. Sabda Nabi s.a.w. Apabila masuk bulan Syaaban, baikkanlah niatmu
padanya, kerana kebaikan bulan Syaaban atas segala bulan adalah seperti
kelebihanku atas kamu. Al-Hadith
2. Barang siapa berpuasa sehari dalam bulan Syaaban, diharamkan oleh
Allah tubuhnya dari api neraka. Dia akan menjadi taulan kepada nabi
Allah Yusuf a.s di dalam syurga , diberi pahala oleh Allah seperti
pahala nabi Allah Ayub dan nabi Daud. Jika sempurnakan puasanya sebulan
dalam bulan Syaaban , dimudahkan baginya oleh Allah Sakaratul Maut dan
ditolak baginya kegelapan di dalam kubur, dilepaskan baginya huru-hara
Munkar dan Nakir, ditutup oleh Allah keaibannya di hari kiamat dan
diwajibkan ke atasnya syurga. Al-Hadith
3. Barang siapa berpuasa pada awal hari Khamis dalam bulan Syaaban dan
akhir hari Khamis dalam bulan itu., dimasukkan dia ke dalam syurga. .
Al- Hadith
4. Berkata Siti Aisyah r.a. Bulan yang lebih dikasihi oleh Rasululah s.a.w
ialah bulan Syaaban. . Al-Hadith
5. Sabda Nabi s.a.w. Syaaban adalan bulanku dan Ramadhan adalah bulan
umatku. Syaaban ialah mengkifarahkan (menghapuskan) dosa dan Ramadhan
ialah menyucikannya (rohani dan jasmani) . Al-Hadith 3
6. Sabda Nabi s.a.w. Bahawa puasa Syaaban kerana membesarkan Ramadhan.
Siapa yang berpuasa tiga hari dalam bulan Syaaban kemudian dia
berselawat kepadaku beberapa kali sebelum berbuka, maka diampunkan oleh
Allah dosanya yang telah lalu, diberkatkan rezeki baginya. Dan berkata
Rasululah s.a.w lagi bahawa Allah Taala membukakan pada bulan itu 300
pintu rahmat. Al-Hadith
Allah tidak akan mengampunkan dosa pada malam Nisfu Syaaban enam
golongan manusia:
a. Orang yang kekal minum arak
b. Orang yang durhaka kepada ibu bapa
c. Orang yang kekal dalam zina
d. Orang yang banyak berkelahi
e. Orang yang bersumpah palsu dalam jualannya
f. Orang yang mengadu domba
7.
Riwayat daripada Abil ‘Asi. Sabda Rasulullah s.a.w. Pada malam Nisfu Syaaban setelah berlalu 1/3 malam Allah Taala turun ke langit dunia lalu berfirman; Adakah orang-orang yang meminta maka Aku perkenankan permintaannya. Adakah orang-orang yang meminta ampun maka Aku ampunkannya. Adakah orang-orang yang bertaubat maka Aku taubatkan akannya
dan diampunkan bagi sekalian orang mukmin lelaki dan perempuan, melainkan orang yang berzina atau orang yang berdendam marah hatinya kepada saudaranya. Al-Hadith
8. Sabda Nabi s.a.w. Bahawa kelebihan Rejab atas bulan-bulan yang lain
seperti kelebihan Al-Quran atas segala kalam. Kelebihan Syaaban atas
bulan-bulan yang lain seperti kelebihanku atas segala ambia’. Kelebihan
Ramadhan atas bulan-bulan yang lain seperti kelebihan Allah atas segala
makhluknya. Al-Hadith
9. Bulan Syaaban, keagungan malamya pada malam Nisfu Syaaban seperti mana
keagungan Rejab dengan malam Isra’ Mi’rajnya dan keagungan Ramadhan
dengan malam Lailatul Qadarnya. Maka pada malam Nisfu Syaaban telah
datang Jibril kepada Rasulullah s.a.w. lalu berkata; Angkatlah kepalamu
ke langit, itulah malam yang dibukakan Allah padanya 300 rahmat dan
diampunkan sekalian orang yang tiada menyekutukannya (syirik) denganNya
sesuatu, kecuali tukang nujum, kekal dalam zina, kekal minum arak dan
derhaka terhadap ibu bapa. Al-Hadith
10. Sabda Nabi s.a.w. Allah menilik hambanya dimalam Nisfu Syaaban maka
diampunkan segala dosa makhluknya melainkan dosa orang syirik dan dosa
orang yang tiada bertutur dengan saudaranya.
Semoga dari penjelasan di atas kita senantiasa berada dalam golongan orang orang yang beruntung dan selalu mendapat ridho dan ampunan Allah,, Amiinnn....
Selamat Berlomba menghabiskan Malam Nisfu Sa'ban dengan amalan dan doa doa kawan..... !!!
Solat Istikharah
Pernahkan kalian bimbang menentukan Pilihan??
Ada kalanya kamu dihadapkan dengan dua pilihan, dan keduanya adalah pilihan yang terbaik,,,
Seseorang yang menghadapi sesuatu soal yang bersifat mudah, sedang ia sendiri masih ragu-ragu mana sebaiknya dilakukan, maka di sunatkan mengerjakan solat yang bukan termasuk wajib.
Niat Solat Istikharah

Doa Solat Istikharah

###################
Bila di sebut sahaja Solat Istikharah kebanyakan di kalangan kita hanya terkenangkan ketika hendak memilih jodoh. Ia begitu sinonim sekali dalam membuat keputusan untuk memilih bakal teman hidup tidak kira bagi lelaki atau perempuan. Perkara ini mungkin berlaku kerana penekanan di kalangan sesetengah Ustaz dalam soal istikharah ini dikaitkan dengan memilih jodoh sahaja.
Sebenarnya amalan Solat Sunat Istikharah ini skopnya lebih luas. Kita kadang-kadang tidak diberikan peringatan dalam soal ini. Sedangkan amalan Solat Istikharah ini sangat-sangat di galakkan oleh Rasulullah sebagaimana disebut dalam hadis yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari;
Mahfum Hadis: Dari Jabir ra., ia berkata: “Nabi pernah mengajarkan kepada kami Istikharah dalam berbagai urusan, seperti mengajarkan sebuah surah dalam Al Quran. Kalau seseorang dari kamu menghendaki sesuatu, maka hendaklah ia solat dua rakaat, kemudian berdoa:
Semoga kita selalu mendapatkan yang terbaik, selama kita melkukan yang terbaik.
Ada kalanya kamu dihadapkan dengan dua pilihan, dan keduanya adalah pilihan yang terbaik,,,
Tenang kawan,, masih ada Allah ,,, yupss kita sholat minta petunjuk sama Allah.....
Seseorang yang menghadapi sesuatu soal yang bersifat mudah, sedang ia sendiri masih ragu-ragu mana sebaiknya dilakukan, maka di sunatkan mengerjakan solat yang bukan termasuk wajib.
- Waktu yang terbaik ialah pada 2/3 malam (iaitu sekitar pukul 2 pagi). Bagaimana pun boleh dilakukan pada bila-bila masa dalam waktu yang di haruskan sembahyang contohnya selepas maghrib.
- Niatnya “Sahaja aku sembahyang sunat istikharah dua rakaat kerana Allah ta’ala”
- Dalam rakaat pertama selepas Surah Al-Fatihah baca Surah Al-Kafirun atau apa-apa sahaja surah lain yang terbaik kita boleh baca.
- Dalam rakaat kedua selepas Surah Al-Fatihah baca Surah Al-Ikhlas atau apa-apa sahaja surah lain yang terbaik kita boleh baca.
- Niatnya “Sahaja aku sembahyang sunat istikharah dua rakaat kerana Allah ta’ala”
- Dalam rakaat pertama selepas Surah Al-Fatihah baca Surah Al-Kafirun atau apa-apa sahaja surah lain yang terbaik kita boleh baca.
- Dalam rakaat kedua selepas Surah Al-Fatihah baca Surah Al-Ikhlas atau apa-apa sahaja surah lain yang terbaik kita boleh baca.

Sengaja aku mengerjakan sembahyang istikharah dua rakaat kerana Allah Ta’ala
- Selepas memberi salam baca doa berikut (mulakan dengan basmalah dan selawat dahulu).Doa Solat Istikharah

“Ya Allah, saya memohonkan pilihan menurut pengetahuanMu dan memohonkan penetapan dengan kesuasaanMu juga saya memohonkan kurniaMu yang besar, sebab sesungguhnya Engkaulah yang Maha Mengetahui dan saya tidak mengetahui apa-apa. Engkau Maha Mengetahui segala yang ghaib. Ya Allah, jikalau di dalam ilmuMu bahawa urusan saya ini……..baik untukku dalam agamaku, kehidupanku serta akibat urusanku, maka takdirkanlah untukku dan mudahkanlah serta berikanlah berkah kepadaku di dalamnya. Sebaliknya jikala di dalam ilmumu bahawa urusan ini buruk untukku, dalam agamaku, kehidupan serta akibat urusanku, maka jauhkanlah hal itu daripadaku dan jauhkanlah aku daripadanya serta takdirkanlah untukku yang baik-baik saja dimana saja adanya, kemudian puaskanlah hatiku dengan takdirMu itu.”
Yang di bawah boleh anda baca jika mempunyai waktu kelapangan atau ingin mengetahui lebih lanjut mengenai fadhilat Solat Istikharah ini.###################
Bila di sebut sahaja Solat Istikharah kebanyakan di kalangan kita hanya terkenangkan ketika hendak memilih jodoh. Ia begitu sinonim sekali dalam membuat keputusan untuk memilih bakal teman hidup tidak kira bagi lelaki atau perempuan. Perkara ini mungkin berlaku kerana penekanan di kalangan sesetengah Ustaz dalam soal istikharah ini dikaitkan dengan memilih jodoh sahaja.
Sebenarnya amalan Solat Sunat Istikharah ini skopnya lebih luas. Kita kadang-kadang tidak diberikan peringatan dalam soal ini. Sedangkan amalan Solat Istikharah ini sangat-sangat di galakkan oleh Rasulullah sebagaimana disebut dalam hadis yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari;
Mahfum Hadis: Dari Jabir ra., ia berkata: “Nabi pernah mengajarkan kepada kami Istikharah dalam berbagai urusan, seperti mengajarkan sebuah surah dalam Al Quran. Kalau seseorang dari kamu menghendaki sesuatu, maka hendaklah ia solat dua rakaat, kemudian berdoa:
“Ya Allah! Aku mohon pemilihan Mu menerusi pengetahuan Mu dan aku mohon kekuatan Mu menerusi kudrat Mu serta aku minta pada Mu sebahagian dari limpah kurnia Mu yang sangat besar. Sesungguhnya Engkau amat berkuasa sedangkan aku tidak berkuasa, Engkau amat mengetahui sedangkan aku tidak mengetahui dan sesungguhnya Engkau amat mengetahui segala yang ghaib. Ya Allah kiranya Engkau mengetahui bahawa perkara ini adalah baik bagiku dalam urusan agama ku juga dalam urusan penghidupan ku serta natijah pada urusan ku, kini dan akan datang, maka tetapkan lah ia bagi ku dan permudahkanlah ia untukku, serta berkatilah daku padanya. Dan kiranya Engkau mengetahui bahawa perkara ini membawa kejahatan kepadaku dalam urusan agamaku, juga dalam urusan penghidupanku dan natijah urusanku, kini dan akan datang, maka elakkanlah ia dariku dan tetapkanlah kebaikan untukku sebagaimana sepatutnya, kemudian jadikanlah daku meredhainya.”
Betapa pentingnya Solat Istikharah ini sebagaimana pentingnya kita mempelajari al-Quran.Semoga kita selalu mendapatkan yang terbaik, selama kita melkukan yang terbaik.
AMIN ,,,,,
Keutamaan Sholat Tahajud
Tahukah kamu keutamaan dari sholat tahajud???
Shalat Tahajud adalah shalat sunnah yang dikerjakan pada malam yang dikerjakan setelah tidur. Tahajud artinya terbangun malam. Jadi kalau mau mengerjakan sholat tahajud, harus tidur dulu .Shalat malam (Tahajud) adalah kebiasaan orang-orang shaleh yang hatinya selalu berdampingan dengan Allah SWT.
Allah berfirman di dalam Al-Qur'an :
" Pada malam hari, hendaklah engkau shalat Tahajud sebagai tambahan bagi engkau ,mudah-mudahan Tuhan mengangkat engkau ke tempat yang terpuji "
(QS: Al-Isro' : 79)
Shalat Tahajud adalah shalat yang diwajibkan kepada Nabi SAW sebelum turun perintah sholat wajib lima waktu. Sekarang shalat Tahajud merupakan shalat yang dianjurkan untuk dilaksanakan.
Sahabat Abdullah bin Salam mengatakan , bahwa Nabi SAW telah bersabda :
"Hai sekalian manusia sebarluaskanlah salam dan berikanlah makanan serta sholat malamlah di waktu manusia sedang tidur, supaya kamu masuk Surga dengan selamat."(HR Tirmidzi)
Nabi Muhammad bersabda :
"Seutama-utama shalat sesudah shalat fardu ialah shalat sunnat di waktu malam" (HR. Muslim)
Waktu untuk melaksanakan shalat Tahajud :
Sebetulnya waktu untuk melaksanakan shalat Tahajud ditetapkan sejak waktu Isya' hingga waktu subuh (sepanjang malam). Meskipun demikian , ada waktu-waktu yang utama, yaitu :
1.Sangat utama : 1/3 malam pertama ( Ba'da Isya' - 22.00 )
2. Lebih utama : 1/3 malam kedua ( pukul 22.00 - 01.00 )
3. Paling Utama : 1/3 malam terakhir ( pukul 01.00 - subuh )
Menurut ketentuan yang sahih , saat ijabah (dikabulkannya do'a) itu adalah 1/3 malam yang terakhir. Abu Muslim bertanya kepada sahabat Abu Dzar : "Diwaktu manakah yang lebih utama kita mengerjakan shalat malam?"
Sahabat Abu Dzar menjawab : "Aku telah bertanya kepada Rosulullah SAW,
"Perut malam yang masih tinggal 1/3 yang akhir.Sayangnya sedikit sekali orang yang melaksanakannya." (HR. Ahmad)
Rasulullah bersabda :
"Sesungguhnya pada waktu malam ada satu saat (waktu). Seandainya seorang Muslim meminta suatu kebaikan di dunia maupun di akhirat kepada Allah SWT akan memberinya. Dan itu berlaku setiap malam." (HR. Muslim)
Nabi SAW bersabda lagi :
"Pada tiap malam tuhan kami Tabaraka wa Ta'ala turun (ke langit dunia) ketika tinggal sepertiga malam yang akhir. Ia berfirman : "Barang siapa yang menyeru-Ku, akan aku perkenankan seruannya. Barang siapa yang meminta kepada-Ku, Aku akan perkenankan permintaannya. Dan barang siapa meminta ampunan kepada-Ku, Aku akan ampuni dia."(HR Bukhari dan Muslim)
Jumlah Raka'at Shalat Tahajud :
Shalat malam (Tahajud tidak dibatasi jumlahnya,tetapi paling sedikit 2 raka'at. Yang paling utama kita kekalkan adalah 11 raka'at atau 13 raka'at, dengan 2 raka'at shalat iftitah. Cara (Kaifiat) mengerjakannya yang baik adalah setiap 2 raka'at diakhiri satu salam. Sebagaimana diterangkan oleh Rasulullah SAW : "Shalat malam itu, dua-dua." (HR Ahmad,Bukhari dan Muslim)
Adapun Kaifiat yang diterangkan oleh sahabat Said Ibnu Yazid, bahwasanya Nabi Muhammad SAW shalat malam 13 raka'at sebagai berikut :
1) 2 raka'at shalat Iftitah
2) 8 raka'at shalat Tahajud
3) 3 raka'at shalat witir.
Adapun surat yang dibaca dalam shalat tahajud pada raka'at pertama setelah surat Al-Fatihah ialah Surat Al-Baqarah ayat 284-286. Sedangkan pada raka'at kedua setelah membaca surat Al-Fatihah ialah surat Ali Imron 18-19 dan 26-27. Kalau surat-surat tersebut belum hafal , maka boleh membaca surat yang lain yang sudah dihafal. Rasulullah bersabda :
"Allah menyayangi seorang laki-laki yang bangun untuk shalat malam, lalu membangunkan istrinya. Jika tidak mau bangun, maka percikkan kepada wajahnya dengan air. demikian pul;a Allah menyayangi perempuan yang bangun untuk shalat malam, juga membangunkan suaminya. Jika menolak, mukanya disiram air."(HR. Abu Daud)
Nabi SAW bersabda :
"Jika suami membangunkan istrinya untuk shalat malam hingga keduanya shalat dua raka'at, maka tercatat keduanya dalam golongan (perempuan/laki-laki) yang selalu berdzikir." (HR Abu Daud)
Keutamaan Shalat Tahajud :
Tentang keutamaan shalat tahajud tersebut, Rasulullah SAW suatu hari bersabda :
"Barang siapa mengerjakan shalat tahajud dengan sebaik-baiknya dan dengan tata tertib yang rapi, maka Allah SWT akan memberikan 9 macam kemuliaan : 5 macam di dunia dan 4 macam di akhirat.
Adapun 5 keutamaan di dunia itu adalah :
1. Akan dipelihara oleh Allah SWT dari segala macam bencana.
2. Tanda ketaannya akan tampak kelihatan dimukanya.
3. Akan dicintai para hamba Allah yang shaleh dan dicintai oelh semua manusia
4. Lidahnya akan mampu mengucapkan kata-kat yang mengandung hikmah.
5. Akan dijadikan orang bijaksana, yakni diberi pemahaman dalam agama.
Sedangkan yang 4 keutamaan di akhirat, yaitu :
1. Wajahnya berseri ketika bangkit dari kubur di Hari Pembalasan nanti.
2. Akan mendapat keringanan ketika dihisab.
3. Ketika menyeberangi jembatan Shirotol Mustaqim, bisa melakukanya dengan sangat cepat, seperti halilintar yang menyambar.
4. Catatan amalnya diberikan ditangan kanan
Sampai ketemu di postingan berikutnya,,, pa paiii : p
cari tau di sini !
Shalat Tahajud adalah shalat sunnah yang dikerjakan pada malam yang dikerjakan setelah tidur. Tahajud artinya terbangun malam. Jadi kalau mau mengerjakan sholat tahajud, harus tidur dulu .Shalat malam (Tahajud) adalah kebiasaan orang-orang shaleh yang hatinya selalu berdampingan dengan Allah SWT.
Allah berfirman di dalam Al-Qur'an :
" Pada malam hari, hendaklah engkau shalat Tahajud sebagai tambahan bagi engkau ,mudah-mudahan Tuhan mengangkat engkau ke tempat yang terpuji "
(QS: Al-Isro' : 79)
Shalat Tahajud adalah shalat yang diwajibkan kepada Nabi SAW sebelum turun perintah sholat wajib lima waktu. Sekarang shalat Tahajud merupakan shalat yang dianjurkan untuk dilaksanakan.
Sahabat Abdullah bin Salam mengatakan , bahwa Nabi SAW telah bersabda :
"Hai sekalian manusia sebarluaskanlah salam dan berikanlah makanan serta sholat malamlah di waktu manusia sedang tidur, supaya kamu masuk Surga dengan selamat."(HR Tirmidzi)
Nabi Muhammad bersabda :
"Seutama-utama shalat sesudah shalat fardu ialah shalat sunnat di waktu malam" (HR. Muslim)
Waktu untuk melaksanakan shalat Tahajud :
Sebetulnya waktu untuk melaksanakan shalat Tahajud ditetapkan sejak waktu Isya' hingga waktu subuh (sepanjang malam). Meskipun demikian , ada waktu-waktu yang utama, yaitu :
1.Sangat utama : 1/3 malam pertama ( Ba'da Isya' - 22.00 )
2. Lebih utama : 1/3 malam kedua ( pukul 22.00 - 01.00 )
3. Paling Utama : 1/3 malam terakhir ( pukul 01.00 - subuh )
Menurut ketentuan yang sahih , saat ijabah (dikabulkannya do'a) itu adalah 1/3 malam yang terakhir. Abu Muslim bertanya kepada sahabat Abu Dzar : "Diwaktu manakah yang lebih utama kita mengerjakan shalat malam?"
Sahabat Abu Dzar menjawab : "Aku telah bertanya kepada Rosulullah SAW,
"Perut malam yang masih tinggal 1/3 yang akhir.Sayangnya sedikit sekali orang yang melaksanakannya." (HR. Ahmad)
Rasulullah bersabda :
"Sesungguhnya pada waktu malam ada satu saat (waktu). Seandainya seorang Muslim meminta suatu kebaikan di dunia maupun di akhirat kepada Allah SWT akan memberinya. Dan itu berlaku setiap malam." (HR. Muslim)
Nabi SAW bersabda lagi :
"Pada tiap malam tuhan kami Tabaraka wa Ta'ala turun (ke langit dunia) ketika tinggal sepertiga malam yang akhir. Ia berfirman : "Barang siapa yang menyeru-Ku, akan aku perkenankan seruannya. Barang siapa yang meminta kepada-Ku, Aku akan perkenankan permintaannya. Dan barang siapa meminta ampunan kepada-Ku, Aku akan ampuni dia."(HR Bukhari dan Muslim)
Jumlah Raka'at Shalat Tahajud :
Shalat malam (Tahajud tidak dibatasi jumlahnya,tetapi paling sedikit 2 raka'at. Yang paling utama kita kekalkan adalah 11 raka'at atau 13 raka'at, dengan 2 raka'at shalat iftitah. Cara (Kaifiat) mengerjakannya yang baik adalah setiap 2 raka'at diakhiri satu salam. Sebagaimana diterangkan oleh Rasulullah SAW : "Shalat malam itu, dua-dua." (HR Ahmad,Bukhari dan Muslim)
Adapun Kaifiat yang diterangkan oleh sahabat Said Ibnu Yazid, bahwasanya Nabi Muhammad SAW shalat malam 13 raka'at sebagai berikut :
1) 2 raka'at shalat Iftitah
2) 8 raka'at shalat Tahajud
3) 3 raka'at shalat witir.
Adapun surat yang dibaca dalam shalat tahajud pada raka'at pertama setelah surat Al-Fatihah ialah Surat Al-Baqarah ayat 284-286. Sedangkan pada raka'at kedua setelah membaca surat Al-Fatihah ialah surat Ali Imron 18-19 dan 26-27. Kalau surat-surat tersebut belum hafal , maka boleh membaca surat yang lain yang sudah dihafal. Rasulullah bersabda :
"Allah menyayangi seorang laki-laki yang bangun untuk shalat malam, lalu membangunkan istrinya. Jika tidak mau bangun, maka percikkan kepada wajahnya dengan air. demikian pul;a Allah menyayangi perempuan yang bangun untuk shalat malam, juga membangunkan suaminya. Jika menolak, mukanya disiram air."(HR. Abu Daud)
Nabi SAW bersabda :
"Jika suami membangunkan istrinya untuk shalat malam hingga keduanya shalat dua raka'at, maka tercatat keduanya dalam golongan (perempuan/laki-laki) yang selalu berdzikir." (HR Abu Daud)
Keutamaan Shalat Tahajud :
Tentang keutamaan shalat tahajud tersebut, Rasulullah SAW suatu hari bersabda :
"Barang siapa mengerjakan shalat tahajud dengan sebaik-baiknya dan dengan tata tertib yang rapi, maka Allah SWT akan memberikan 9 macam kemuliaan : 5 macam di dunia dan 4 macam di akhirat.
Adapun 5 keutamaan di dunia itu adalah :
1. Akan dipelihara oleh Allah SWT dari segala macam bencana.
2. Tanda ketaannya akan tampak kelihatan dimukanya.
3. Akan dicintai para hamba Allah yang shaleh dan dicintai oelh semua manusia
4. Lidahnya akan mampu mengucapkan kata-kat yang mengandung hikmah.
5. Akan dijadikan orang bijaksana, yakni diberi pemahaman dalam agama.
Sedangkan yang 4 keutamaan di akhirat, yaitu :
1. Wajahnya berseri ketika bangkit dari kubur di Hari Pembalasan nanti.
2. Akan mendapat keringanan ketika dihisab.
3. Ketika menyeberangi jembatan Shirotol Mustaqim, bisa melakukanya dengan sangat cepat, seperti halilintar yang menyambar.
4. Catatan amalnya diberikan ditangan kanan
"Dari yang sudah dijelaskan di atas,,,kita tahu keutamaan dari Shalat Tahajud, Jadi alangkah baiknya jika kita bisa mengamalkannya,,dan semoga Allah mengabulkan doa kita dan menerima semua amalan kita. Amin....."Tetap mengharapkan dan melakukan yang terbaik untuk mendapat yang terbaik. Allah Maha Pengasih bagi semua umat-Nya,,
Sampai ketemu di postingan berikutnya,,, pa paiii : p








